Wed. Nov 25th, 2020

Meski saat ini teknologi telah berkembang pesat, namun media komunikasi seperti surat masih tetap dibutuhkan dan masih banyak digunakan hingga sekarang. Kebutuhan surat-menyurat tersebut utamanya merupakan surat resmi. Sebab surat cinta, atau surat lainnya saat ini bisa disampaikan lebih mudah dengan cara menggunakan aplikasi pesan singkat yang terdapat di ponsel pintar.

www.suratresmi.net

Surat resmi biasanya digunakan dan dibutuhkan pada instansi yang memang menggunakan surat resmi atau formal sebagai media komunikasi dengan pihak lainnya. Sebab itu, mengetahui penulisan contoh surat resmi merupakan pengetahuan yang tidak kalah penting dan bisa Anda ganakan untuk beberapa urusan resmi untuk membuat izin, kesepakatan, atau pemberitahuan. Untuk itu, berikut ini kami sampaikan beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk membuat surat resmi yang benar.

  1. Buatlah Kop surat yang terdapat di bagian atas surat. Kop tersebut umumnya berisikan nama, alamat, nomor telepon, dan lambang instansi. Jadi, ketika membaca surat tersebut, maka instansi mana yang mengirim surat dapat diketahui dengan jelas.
  2. Menambahkan nomor, lampiran, tanggal dan tempat surat dibuat. Tanggal biasanya ditulis di bagian atas kanan surat. Beberapa contoh surat resmi tidak menggunakan lampiran. Maka, lampiran tidak perlu disertakan. Untuk beberapa kasus, bagian lampiran diisi dengan tanda “-“ saja.
  3. Sertakan maksud dan tujuan surat di bagian perihal. Bagian tersebut dapat diisi dengan, misalnya “Lamaran Pekerjaan” atau “Pengumuman Hari Libur” agar penerima mengerti jelas maksud
  4. Isi bagian salam sesuai dengan situasi. Untuk kesan yang sangat formal, bisa diisi dengan kata “Yang terhormat,” atau
  5. Sertakan pokok inti permasalahan surat di bagian isi yang dengan susunan pembuka, isi dan penutup. Dalam menuliskannya tidak perlu panjang dan berbelit-belit. Surat resmi harus singkat, padat, dan jelas.
  6. Nama pengirim harus ditulis secara jelas supaya penerima surat tahu siapa yang mengirim surat tersebut. Jika menggunakan komputer, maka sertakan pula tanda-tangan hasil scan agar surat terkesan lebih
  7. Di bagian akhir, sebaiknya juga menulis tembusan sesuai dengan nama instansi sebagai arsip atau individu yang memerlukan surat tersebut.

Nah, itu dia langkah-langkah dalam menulis contoh surat resmi. Hal paling penting dalam menulis surat yakni penerima mengerti apa maksud dan tujuan pengirim. Maka, sebaiknya tulislah surat dengan bahasa yang baik dan tidak terlalu bertele-tele.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *