Thu. Feb 25th, 2021

Berita Tangerang kali ini akan membahas mengenai situasi pandemi covid-19 yang terus mengalami penambahan jumlah korban. Pandemi ini membuat situasi semakin memburuk, rumah sakit sesak dan kewalahan.

Pandemi Virus corona ini memang berdampak bagi seluruh negara di dunia. Semua sektor merasakan dampaknya mulai dari pemerintahan, ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan masih banyak lainnya.

https://suarabantennews.com/

Terlebih kerugian semakin terasa pada sektor ekonomi mulai dari pertumbuhan UKM yang menurun, pariwisata yang sesak nafas karena harus ditutup total, dan masih banyak lainnya. Terlebih bagi keluarga yang ada anggota keluarganya meninggal dunia akibat positif corona.

Tanpa disadari lahan pemakanan semakin hari semakin sempit. Melihat kondisi yang terus memburuk ini seluruh pemerintah daerah telah melakukan kerjasama dan saling mendukung demi Tangerang bebas virus corona.

Dalam hal ini Pemerintah kota Tangerang telah memutuskan untuk melakukan pembatasan berbagai aktivitas masyarakat mulai tanggal 11 sampai 25 Januari 2021. Keputusan untuk memperketat aktivitas masyarakat ini tidak lepas dari keputusan pemerintahan pusat demi mengurangi jumlah korban akibat covid-19. Sementara untuk daerah kota Tangerang regulasinya masih disusun yang nantinya akan dilaksanakan.

Berita Tangerang datang dari Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar yang mengungkapkan kalau akan dilakukan pembatasan seluruh aktivitas masyarakat Tangerang. Aturan pembatasan ini sudah berlangsung mulai tanggal 11 sampai 25 Januari 2021. Sehingga semua masyarakat Tangerang dan sekitarnya mau mentaati peraturan yang ada. Sehingga harapan semua masyarakat untuk mencegah dan memutus mata rantai virus corona bisa segera terwujud.

Perketatan aturan ini mulai dari sistem kerja yang harus bekerja dari rumah 75% bagi karyawan kantor. Selain itu untuk operasional pusat perbelanjaan mulai dari restoran, mal, dan lainnya telah dibatasi mulai dari pukul 10.00 sampai 19.00. pihak restoran masih diberi kesempatan untuk melayani tamu untuk makan ditempat dengan kapasitas 50% saja. Bagi pelanggan yang lain bisa membeli untuk dibawa pulang.

Jadi pemerintah Tangerang tidak melakukan perubahan aturan dalam hal memperketat pembatasan aktivitas masyarakat. Jadi secara garis besar semua aturan yang diterapkan oleh Pemerintah Tangerang ini hampir sama dengan aturan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat.

Demikianlah Berita Tangerang kali ini mengenai pemerintah yang melakukan pembatasan ketat aktivitas sehari-hari demi memutus mata rantai virus corona. Semoga dengan adanya penjelasan ini bisa menambah wawasan anda.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *